ORANG DEWASA BELAJAR DARI MASALAH

ORANG DEWASA BELAJAR DARI MASALAH

Category : Pelatihan

Pemahaman ini sangat penting, namun jarang diingat oleh rekan-rekan yang bergerak dalam Training.

Bagi sebagian besar Praktisi Training & Learning, peserta akan belajar efektif dari materi yang mereka terima. Kenyataannya, kebanyakan orang dewasa dalam organisasi, belajar bukan untuk menambah ilmu, melainkan untuk menyelesaikan masalah kinerjanya.

Saat Training hanya berfokus pada mengajarkan ilmu di dalam kelas, peserta membutuhkan upaya lebih lagi untuk memikirkan, “Bagaimana saya mengimplementasikannya di tempat kerja?”. Sebelum ketemu jawabannya, mereka keburu ketemu rutinitas kerja harian sehingga kembali ke rutinitas lama.

Kadang Training banyak menyajikan latihan. Sangat bagus jika latihannya semirip mungkin dengan kondisi asli di tempat kerja. Namun itu tentu tak selalu bisa dilakukan karena beberapa keterbatasan. Jika latihannya tidak sama dengan kondisi asli, hasilnya sama seperti sebelumnya, butuh waktu berpikir bagaimana mengimplementasikannya.

Proses belajar terbaik bagi orang dewasa adalah, menghadapi masalah dan menyelesaikannya secara langsung. Belajar sambil bekerja, bekerja sembari belajar. Peserta difasilitasi Learning Coach atau Leadernya untuk dihadapkan pada masalah yang belum terpecahkan, dan diberi wewenang menyelesaikannya sembari didampingi dalam setiap langkahnya. Pendekatan ini dikenal dengan ACTION LEARNING.

Dengan menerapkan ACTION LEARNING, Formal Training kalaupun dibutuhkan, porsinya menjadi lebih sedikit. Memberikan pengetahuan dan pemahaman dasar untuk persiapan peserta menghadapi masalah yang ada.

Di dalam ACTION LEARNING, proses belajar paling banyak terjadi melalui pendampingan dalam menyelesaikan masalah, dimana selain menghadirkan solusi kongkret, dipandu juga oleh Learning Coach atau Leader untuk merefleksikan learning point-nya.

————-
Ditulis oleh:
SURYA KRESNANDA
Profesional Learning Designer
Author of “Why Training Fails? And What To Do About It”


Leave a Reply