Monthly Archives: December 2018

JANGAN MENULIS RESOLUSI AWAL TAHUN

Category : Artikel

JANGAN MENULIS RESOLUSI AWAL TAHUN
(Do not write your new year resolution)

Pagi itu Farah menyapa saya melalu WhatsApps.
“Apa kabar , mas?”
Setelah beberapa kali berbasa-basi, Farah menanyakan bagaimana dia harus menuliskan resolusi tahun barunya.
Wajar, banyak yang menggunakan akhir tahun sebagai media untuk mereflexikan diri selama 12 bulan ke belakang dan menuliskan resolusi untuk tahun depannya.

Ok, pertama , memang sangat bagus untuk merefleksikan diri dan melakukan kilas balik tahun ini. Jadi sekarang , coba ambil kertas putih dan pulpen, tuliskan:

a) Apakah lima hal, yang paling bangga anda lakukan selama dua belas bulan terakhir ini.
Tuliskan five of your greatest achievement. What you are proud of. Lima saja. Kemudian, tuliskan bagaimana anda bekerja keras, mempersiapkannya dan mencapai achievement tersebut.
That’s the area that you need to keep doing.
But also, do not forget to congratulates yourself for those 5 great achievement.

b) Kedua, tuliskan lima kegagalan anda, hal-hal yang menurut anda masih bisa diperbaiki.
Tuliskan juga why you fail?
Dan apa yang anda bisa lakukan next time? What can you do differently next year?

Kedua hal itu adalah yang bagus untuk diri kita sendiri agar kita bisa memperbaiki diri setiap kali.

Nah, sekarang kita kembali ke pertanyaan Farah, apakah yang harus dia tulis di Resolusi awal tahun? Eiiittts, tunggu dulu. Sebelumnya saya mau tanya dulu nih, ada nggak yang tahun lalu menuliskan resolusi awal tahun?
Coba angkat tangan? Tuh banyak kan? Ok, di antara semua yang menuliskan resolusi? adakah yang berhasil benar benar melaksanakan dan mencapai hasil yang diinginkan? Coba angkat tangan? Sedikit kan? Sedikit sekali. Jauh lebih banyak yang gagal!
Nah, makanya saya bilang gak usah nulis lagi resolusi awal tahun, toh banyak yang gagal juga. Mengapa gagal? Nah kita analisa nih ….

Biasanya orang akan menulis dua atau tiga hal, dalam resolusi awal tahun mereka. Which is good, you need to set your objective. Tetapi kemudian mereka pada saat implementasi mengalami masalah berikut ini:
– minggu pertama termotivasi
– minggu kedua motivasi mulai turun
– minggu ketiga lupakan saja
Dan buyarlah itu resolusi awal tahun. Benar kan?
Lalu apa yang harus dilakukan ?

Coba kita ikuti empat langkah di bawah ini …

a) Set the objectives

Pertama , bayangkan objective yang ingin anda capai.
Jangan banyak banyak, dua atau tiga objective saja.
Jangan lupa, objectives anda harus smart ya …
To make sure your goals are clear and reachable, each one should be:
* Specific (simple and significant).
* Measurable (meaningful and motivating).
* Achievable (agreed and attainable).
* Relevant (reasonable and realistic)
* Time bound (time-based and time limited).
Contohnya , anak saya yang pertama, Ilma, dia waktu di klas 3 SMA, punya cita-cita untuk mendapatkan nilai SAT tertinggi dan dia ingin mendapatkan 5 beasiswa di universitas di 5 negara, dalam waktu 12 bulan ke depan.
Objective itu jelas ada di otaknya dan menjadi obsesi dia untuk mengejar cita-citanya.

Anda bisa mencanangkan objective untuk karier anda, target penjualan anda, nilai sekolah anda , kebiasaan baik atau kesehatan anda.
Harus dimulai dengan SMART objective yang jelas.

b) Draw it and visualize it

Kemudian, JANGAN MENULIS OBJECTIVE anda. Gambarlah di kertas yang besar A3, atau di bikin photoshop.
Visualisasikan objective anda.
Anak saya mem-photoshop fotonya sendiri di tengah photo ukuran A3, Universitas di Amerika yang dia impikannya.
Dia visualisasikan dan dia bilang ke dirinya sendiri betapa luarbiasanya kalau dia bisa mendapatkan beasiswa ke sana!
Setiap hari dia melihat gambar itu dan memotivasi dirinya, menjadikan objective itu sebagai obsesinya.
Saya mengenal seorang wanita yang memphotoshop dirinya dengan gaun indah yang ukuran ya 12 kg di bawah ukurannya sekarang, di photoshop di sebuah Hotel mewah di Jakarta di mana dia akan datang ke pesta. Dia membayangkan betapa cantiknya dan anggunnya dia kalau berhasil menurunkan badannya sebanyak 12 kg.
Saya juga mengenal seorang anak muda yang bekerja di bank dan sudah memasang fotonya sebagai pemenang award the best Future Leader di sebuah majalah bisnis terkemuka.
Set Your Objective.
Visualize it.
Obsesse with it.

c) Motivate yourself
Kemudian, motivasilah diri anda dengan gambar atau photo di atas.
Imagine how great your life will be when you will achieve your objectives.
(Perhatikan saya tidak menggunakan kata IF you achieve your objectives. Saya menggunakan kata WHEN you achieve your objectives, karena saya yakin anda akan mampu mencapai objective anda , karena anda benar benar terobsesi dan akan memotivasi diri anda sendiri untuk itu).
Dan ingat, satu-satunya yang mampu memotivasi diri anda adalah diri anda sendiri, bukan orang lain!

d) Execute with discipline

Ok, objective nya sudah ditetapkan, anda sudah memvisualisasi dan memotivasi diri anda sendiri.
Sekarang tinggal eksekusi yang harus anda lakukan dengan penuh disiplin, tegar, tabah, persistence dan perserverance.
Yang membedakan orang sukses dengan yang lain itu bukannya yang sukses punya cita-cita tinggi dan yang lain tidak, bukan itu.
Yang membedakan adalah bahwa yang sukses selalu bekerja lebih keras dan lebih berdisiplin dalam mencapai cita-citanya.

Di sinilah anda harus siap dengan stamina yang panjang, endurance, agar anda tetap siap
mental dan fisik, untuk berdisiplin menjalankan usaha mencapai objective anda.

e) When your motivation drop, go back to step b, c and d.
Jangan lupa , anda juga manusia, sangat wajar kalau motivasi anda naik turun, dan kadang anda juga sedih atau bahkan putus asa. It is normal. Accept the fact that you are still a human being.
Istirahat sebentar, take a break, sometimes reward and pamper yourself.
Kemudian kembalilah ke step b, c dan d:
– Visualisasikan objective anda
– Motivasi diri anda
– Implementasikan dengan disiplin
Lakukan itu berulang-ulang sampai objective anda tercapai!

Seperti Ilma, anak saya , yang akhirnya mendapatkan lima scholarship di lima negara.
Seperti teman saya yang akhirnya menurunkan 12 kg berat badannya. Dan seperti anak muda yang akhirnya berhasil menjadi pemenang award The Future Leader di majalah bisnis terkenal itu. Mereka mampu mencapai objective mereka, saya yakin anda akan juga mampu mencapai objective anda!

Jadi ingat, jangan hanya menuliskan resolusi akhir tahun anda, tetapi gambarlah, visualisasikanlah dan jadikan obsesi anda.
Terakhir, wujudkan impian anda dengan lima langkah ini…
a) Set the objectives
b) Draw it and visulize it
c) Motivate yourself
d) Execute with discipline
e) When your motivation drop, go back to step b, c and d.

Salam Hangat

Pambudi Sunarsihanto


MENGAPA TARGET TIDAK TERCAPAI

Category : Pelatihan

Tahun 2018 hampir berakhir, saya buka lagi “Proposal Hidup” yang saya buat diawal tahun dan tentu melakukan evaluasi kinerja semua bisnis yang saya punya. Hasilnya sungguh mengejutkan, pencapaian target bisnis-bisnis saya secara umum tidak lebih dari 70 persen. Dan yang lebih parah, pencapaian target-target pribadi hanya sekitar 50 persen.

Mengapa saya beranggapan ini mengejutkan, karena saya merasa sudah menggunakan dan menerapkan ilmu bisnis terbaru yang saya pelajari. Saya juga merasa bekerja lebih keras dibandingkan tahun sebelumnya tetapi hasilnya justeru lebih buruk dan sangat tidak sesuai dengan harapan.

Secara profesional, saya dan tim melakukan evaluasi, banyak pelajaran dan hikmah yang saya petik untuk perbaikan tahun depan. Dunia berubah begitu cepat, sementara kami berubahnya relatif lambat. Terlalu sibuk dengan rutinitas dan pekerjaan-pekerjaan teknis dan abai terhadap hal-hal yang lebih strategis. Secara profesional, kami sudah menetapkan langkah-langkah strategis untuk tahun 2019.

Saya pun melakukan perenungan secara spiritual, “mengapa saya sudah merasa bekerja lebih keras namun targetnya justeru jauh dari rencana, baik dalam bisnis maupun kehidupan pribadi?” Dalam perenungan itu, sampailah saya kepada sebuah hadist riwayat Ath Thabrani:

“Barangsiapa yang bangun di pagi hari namun hanya dunia yang ada di pikirannya, sehingga seolah-olah dia tidak melihat hak Allah dalam dirinya, maka Allah akan menanamkan empat penyakit dalam dirinya: kebingungan yang tiada putusnya, kesibukan yang tidak ada ujungnya, kebutuhan yang tidak terpenuhi, dan keinginan yang tidak tercapai”.

Hadist ini saya baca berulang-ulang, dan pada akhirnya saya merasa hadist ini ditujukan kepada saya. Ya, pekerjaan saya tidak tuntas tuntas, sibuk yang tidak ada ujungnya hingga kehilangan moment-moment penting seperti tidak bisa menghadiri undangan pernikahan, melayat saat ada yang meninggal, tidak bisa memenuhi undangan saudara dan tetangga.

Bukan hanya itu, saya juga mengalami kebingungan mencari akar masalah dari beberapa masalah yang saya hadapi. Dan semua itu akhirnya berujung kepada “keinginan yang tidak tercapai” atau dengan kata lain target pribadi dan target bisnis yang tidak sesuai harapan.

Astaghfirullah…astaghfirullah….astaghfirullah

Memikirkan dunia lebih dominan dibandingkan akherat, itulah pangkal mengapa target tidak tercapai, berbagai persoalan tidak tuntas, sibuk gak jelas, merasa selalu kurang. Rasulullah sudah mengingatkan melalui hadist yang diriwayatkan At-Tirmidzi:

“Barangsiapa yang obsesinya adalah akherat, tujuannya akherat, niatnya akherat, cita-citanya akherat maka dia mendapatkan tiga perkara: Pertama, Allah menjadikan kecukupan di hatinya. Kedua, Allah mengumpulkan urusannya. Dan ketiga, dunia datang kepada dia dalam keadaan hina (dunia datang sendiri kepada kita tanpa perlu dikejar)….”.

Jleb…jleb…jleb…

Perenungan spiritual itu menampar saya dan sekaligus menyadarkan saya. Semoga juga memberi inspirasi bagi Anda.

Untuk itu, mari susun rencana pribadi, rencana bisnis dan rencana kerja pada tahun 2019 dengan melibatkan Allah dalam semua prosesnya. Akherat jauh lebih penting, akherat jauh lebih prioritas, akherat adalah tujuan utama, namun tetap melakukan yang terbaik urusan dunia kita. Urusan dunia kita menjadi bekal untuk pulang ke kampung akherat. Mau banget khan?

Salam SuksesMulia

Jamil Azzaini


“NEO NLP PRACTITIONER CERTIFICATION JAKARTA”

Category : Artikel

💥SPECTACULAR EVENT YEAR END 2018 💥

✳️ Program ini dirancang bagi Anda yang ingin memahami NLP secara cepat tidak meninggalkan aspek-aspek penting dalam pembelajaran NLP.

⭕️ Secara garis besar Anda akan belajar dan menguasai :

✔️ Cara untuk mengakses dan membangun Sumber daya Pribadi Unggul untuk selalu berada dalam performa puncak

✔️ Bagaimana bisa lebih percaya diri, lebih berani, dan tidak mudah menyerah dalam pekerjaan, bisnis, dan kehidupan

✔️ Berbagai cara untuk meningkatkan fleksibilitas pesan, Kemampuan Membangun Relasi dan Keakraban, membaca bahasa tubuh orang lain

✔️ Berbagai teknik komunikasi yang akan membantu Anda dalam memenangkan Negosiasi

✔️ Membaca tombol motivasi orang dan pergerakan bola mata lawan bicara

✔️ Mendapatkan apa yang Anda inginkan dari Orang Lain

✔️ Berbagai teknik yang dapat Anda gunakan untuk membebaskan diri dari rasa takut, emosi negatif, menginstall kebiasaan baru, menghilangkan phobia.

✔️ Teknik memaknai ala Lesly Cameron (pakar terapi dunia) sehingga anda bisa tetap tersenyum dalam kesulitan apapun

🌐 Sabtu – Minggu, 22– 23 Desember 2018

🕘 Jam 09.00 – 17.00 Wib

🏢 Maple Hotel GrogolJl. Daan Mogot Dalam Kali Sekretaris No.55, RT.5/RW.1, Tj. Duren Utara, Grogol petamburan, Jakarta, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11470

🏷 Biaya Pelatihan Normal (Pada hari H) : Rp. 3.500.000

🔖 Harga Spesial : Rp.1,500,000,- (Bagi 5 Pendaftar Pertama)

🏧 Anda dapat melakukan DP terlebih dahulu dan pelunasan dapat dilakukan pada hari H sebelum pelatihan dimulai. DP / Pembayaran Lunas di Transfer ke Rek BCA 854 504 889 a/n Rudy Sugiono Lukieto

🏧 Pelunasan biaya Pelatihan dapat memakai Credit Card (Visa / Master), Pelunasan dengan Credit Card tidak dikenakan biaya tambahan.

📜 Fasilitas Pelatihan :

🔹Sertifikat NNLP Practitioner dari Neo NLP Society

🔹Modul Pelatihan dalam Bahasa Indonesia

🔹Makan dan Coffee Break selama pelatihan

🔹Pendampingan setelah pelatihan selesai

INFO DETAIL:

http://bit.ly/NNLPJKT

http://bit.ly/NNLPJKT

http://bit.ly/NNLPJKT