JANGAN MENULIS RESOLUSI AWAL TAHUN

JANGAN MENULIS RESOLUSI AWAL TAHUN

Category : Artikel

JANGAN MENULIS RESOLUSI AWAL TAHUN
(Do not write your new year resolution)

Pagi itu Farah menyapa saya melalu WhatsApps.
“Apa kabar , mas?”
Setelah beberapa kali berbasa-basi, Farah menanyakan bagaimana dia harus menuliskan resolusi tahun barunya.
Wajar, banyak yang menggunakan akhir tahun sebagai media untuk mereflexikan diri selama 12 bulan ke belakang dan menuliskan resolusi untuk tahun depannya.

Ok, pertama , memang sangat bagus untuk merefleksikan diri dan melakukan kilas balik tahun ini. Jadi sekarang , coba ambil kertas putih dan pulpen, tuliskan:

a) Apakah lima hal, yang paling bangga anda lakukan selama dua belas bulan terakhir ini.
Tuliskan five of your greatest achievement. What you are proud of. Lima saja. Kemudian, tuliskan bagaimana anda bekerja keras, mempersiapkannya dan mencapai achievement tersebut.
That’s the area that you need to keep doing.
But also, do not forget to congratulates yourself for those 5 great achievement.

b) Kedua, tuliskan lima kegagalan anda, hal-hal yang menurut anda masih bisa diperbaiki.
Tuliskan juga why you fail?
Dan apa yang anda bisa lakukan next time? What can you do differently next year?

Kedua hal itu adalah yang bagus untuk diri kita sendiri agar kita bisa memperbaiki diri setiap kali.

Nah, sekarang kita kembali ke pertanyaan Farah, apakah yang harus dia tulis di Resolusi awal tahun? Eiiittts, tunggu dulu. Sebelumnya saya mau tanya dulu nih, ada nggak yang tahun lalu menuliskan resolusi awal tahun?
Coba angkat tangan? Tuh banyak kan? Ok, di antara semua yang menuliskan resolusi? adakah yang berhasil benar benar melaksanakan dan mencapai hasil yang diinginkan? Coba angkat tangan? Sedikit kan? Sedikit sekali. Jauh lebih banyak yang gagal!
Nah, makanya saya bilang gak usah nulis lagi resolusi awal tahun, toh banyak yang gagal juga. Mengapa gagal? Nah kita analisa nih ….

Biasanya orang akan menulis dua atau tiga hal, dalam resolusi awal tahun mereka. Which is good, you need to set your objective. Tetapi kemudian mereka pada saat implementasi mengalami masalah berikut ini:
– minggu pertama termotivasi
– minggu kedua motivasi mulai turun
– minggu ketiga lupakan saja
Dan buyarlah itu resolusi awal tahun. Benar kan?
Lalu apa yang harus dilakukan ?

Coba kita ikuti empat langkah di bawah ini …

a) Set the objectives

Pertama , bayangkan objective yang ingin anda capai.
Jangan banyak banyak, dua atau tiga objective saja.
Jangan lupa, objectives anda harus smart ya …
To make sure your goals are clear and reachable, each one should be:
* Specific (simple and significant).
* Measurable (meaningful and motivating).
* Achievable (agreed and attainable).
* Relevant (reasonable and realistic)
* Time bound (time-based and time limited).
Contohnya , anak saya yang pertama, Ilma, dia waktu di klas 3 SMA, punya cita-cita untuk mendapatkan nilai SAT tertinggi dan dia ingin mendapatkan 5 beasiswa di universitas di 5 negara, dalam waktu 12 bulan ke depan.
Objective itu jelas ada di otaknya dan menjadi obsesi dia untuk mengejar cita-citanya.

Anda bisa mencanangkan objective untuk karier anda, target penjualan anda, nilai sekolah anda , kebiasaan baik atau kesehatan anda.
Harus dimulai dengan SMART objective yang jelas.

b) Draw it and visualize it

Kemudian, JANGAN MENULIS OBJECTIVE anda. Gambarlah di kertas yang besar A3, atau di bikin photoshop.
Visualisasikan objective anda.
Anak saya mem-photoshop fotonya sendiri di tengah photo ukuran A3, Universitas di Amerika yang dia impikannya.
Dia visualisasikan dan dia bilang ke dirinya sendiri betapa luarbiasanya kalau dia bisa mendapatkan beasiswa ke sana!
Setiap hari dia melihat gambar itu dan memotivasi dirinya, menjadikan objective itu sebagai obsesinya.
Saya mengenal seorang wanita yang memphotoshop dirinya dengan gaun indah yang ukuran ya 12 kg di bawah ukurannya sekarang, di photoshop di sebuah Hotel mewah di Jakarta di mana dia akan datang ke pesta. Dia membayangkan betapa cantiknya dan anggunnya dia kalau berhasil menurunkan badannya sebanyak 12 kg.
Saya juga mengenal seorang anak muda yang bekerja di bank dan sudah memasang fotonya sebagai pemenang award the best Future Leader di sebuah majalah bisnis terkemuka.
Set Your Objective.
Visualize it.
Obsesse with it.

c) Motivate yourself
Kemudian, motivasilah diri anda dengan gambar atau photo di atas.
Imagine how great your life will be when you will achieve your objectives.
(Perhatikan saya tidak menggunakan kata IF you achieve your objectives. Saya menggunakan kata WHEN you achieve your objectives, karena saya yakin anda akan mampu mencapai objective anda , karena anda benar benar terobsesi dan akan memotivasi diri anda sendiri untuk itu).
Dan ingat, satu-satunya yang mampu memotivasi diri anda adalah diri anda sendiri, bukan orang lain!

d) Execute with discipline

Ok, objective nya sudah ditetapkan, anda sudah memvisualisasi dan memotivasi diri anda sendiri.
Sekarang tinggal eksekusi yang harus anda lakukan dengan penuh disiplin, tegar, tabah, persistence dan perserverance.
Yang membedakan orang sukses dengan yang lain itu bukannya yang sukses punya cita-cita tinggi dan yang lain tidak, bukan itu.
Yang membedakan adalah bahwa yang sukses selalu bekerja lebih keras dan lebih berdisiplin dalam mencapai cita-citanya.

Di sinilah anda harus siap dengan stamina yang panjang, endurance, agar anda tetap siap
mental dan fisik, untuk berdisiplin menjalankan usaha mencapai objective anda.

e) When your motivation drop, go back to step b, c and d.
Jangan lupa , anda juga manusia, sangat wajar kalau motivasi anda naik turun, dan kadang anda juga sedih atau bahkan putus asa. It is normal. Accept the fact that you are still a human being.
Istirahat sebentar, take a break, sometimes reward and pamper yourself.
Kemudian kembalilah ke step b, c dan d:
– Visualisasikan objective anda
– Motivasi diri anda
– Implementasikan dengan disiplin
Lakukan itu berulang-ulang sampai objective anda tercapai!

Seperti Ilma, anak saya , yang akhirnya mendapatkan lima scholarship di lima negara.
Seperti teman saya yang akhirnya menurunkan 12 kg berat badannya. Dan seperti anak muda yang akhirnya berhasil menjadi pemenang award The Future Leader di majalah bisnis terkenal itu. Mereka mampu mencapai objective mereka, saya yakin anda akan juga mampu mencapai objective anda!

Jadi ingat, jangan hanya menuliskan resolusi akhir tahun anda, tetapi gambarlah, visualisasikanlah dan jadikan obsesi anda.
Terakhir, wujudkan impian anda dengan lima langkah ini…
a) Set the objectives
b) Draw it and visulize it
c) Motivate yourself
d) Execute with discipline
e) When your motivation drop, go back to step b, c and d.

Salam Hangat

Pambudi Sunarsihanto


Leave a Reply